Kisah Nyata : Ibu Single Parent Pedagang Roti Sukses

Ceita nyata pedangan roti berjuang untuk anaknya
Kisahinspiratif.net - Saya single parent dari 3 orang anak. 100% semua saya yang mengambil alih tanggup jawab semua anak anak saya. 4 tahun yang lalu kami benar benar melangkah dari titik Nol. Dalam kondisi terpuruk tetapi saya tidak ada waktu untuk meratapi kondisi, karna saya punya tanggung jawab besar terhadap kebutuhan 3 orang anak. Saya rasa saya bisa mendapatkan uang dengan cepat dengan cara jual makanan. Karna dirumah ada oven, maka saya coba membuat roti. Roti adalah pilihan saya karna tidak terlalu modal banyak dan tidak terlalu beresiko, bisa bertahan beberapa hari.

Pertama kali saya membuat roti berada dikamar tidur, karena rumah yang saya tempat tidak mempunyai dapur. Malam tempat tidur kami, siang jadi tempat saya membuat roti.

Awalnya saya hanya membuat 1 Kg. Saya langsung memutarkan atau menjajakan roti tersebut ke tetangga biar langsung mendapat uang karna untuk modal lagi. Dengan bertambahnya hari bertambahlah roti yang saya buat. Saya mulai menitipkan roti saya kewarung warung. Jam kerja saya jam 06.00 mengantar roti ke toko toko, sampai rumah jam 10.00. Sesampainya saya tidak istirahat, tetapi langsung mengadon roti. Awal membuat roti saya tidak memakai mesin, tapi nguli pakai tangan. hehe.

Setiap hari saya nguli 15 Kg. Nguli sendiri, ngoven sendiri, bungkus sendiri. Pekerjaan saya selesai sampai jam 13.00. Setiap hari saya mandi jam 13.30. Rutinitas ini saya jalani selama 1 tahun. Di tahun kedua saya bisa beli mesin dan memperkerjakan 1 karyawan, tidak lama dari itu saya nambah lagi 1 karyawan. Sebelum pergi mengantar roti saya nakar resep, semuanya sudah saya persiapkan. Karyawan hanya tinggal mencampurkan saja. 2 karyawan tugasnya mnegadon sampai membentuk roti, yang memanggang tetap saya.

Saya pulang mengantar roti jam 11.30, jam 12.00 saya mulai memanggang dan membungkus. Tugas saya selesai jam 21.00.

Jika cuaca panas maupun hujan deras sekalipun saya tetap jalan terus, sebab karna saya harus manggang roti.  Ini saya lakukan selama 2,5 tahun. 2,5 tahun saya  mengantar roti menggunakan motor pakai keranjang. Mengantar roti menggunakan keranjang banyak sekali suka dukanya. Jarak yang saya tempuh sejauh 40 km. Saya melalui jalan sepi dan hutan, pecah ban ditengah hutan itu sudah biasa terjadi, keranjang terpelanting dari motor itu juga biasa terjadi. Tetapi saya tetap maju terus, dan pantang mundur!

Kisah sukses seorang ibu single parent untuk 3 anaknya
Lambat laun usaha saya maju terus, jumlah karyawanpun bertambah. Roti yang biasa saya bawa menggunakan keranjang kini sudah tak tertampung lagi, maka dari itu saya memutuskan untuk membeli mobil, dari uang hasil roti. Saya akan terus maju kedepan, dengan begitu saya bisa menyerap banyak tenaga kerja. Semoga niat yang baik akan membawa berkah untuk banyak orang. Aamiin.
Dengan Cerita perjalan usaha saya ini semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.

Referensi : Diambil dari pemilik akun Any Farida dalam sebuah grup Fb Langsungenak

3 Responses to "Kisah Nyata : Ibu Single Parent Pedagang Roti Sukses"

  1. mudah-mudahan itu bisa jadi motivasi saya.. terus post artikelnya mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga blog ini bisa menjadi referensi dan bermanfaat bagi kita semua. Mohon dukungannya :')

      Delete

MOHON PERHATIAN :
- Gunakan bahasa yang sopan saat berkomentar.
- Berkomentarlah sesuai dengan tema posting.

Terima kasih atas kunjungan anda.